Ramlah Ram

Jendela Di Kamar Usang

Damainya lembayung senja bebas berlabuh
Terhias indah warna alam maya
Lewat Jendela dikamar usang

Sambil merenung Jauh
Ku sanjung kekaguman
Tika senja mengundang malam

Lalu ku nyalakan minda dan asmara
Biar cahayanya keseluruh cakerawala
Lalu ku bentangkan layar kisah cinta
Aku dan diri mu bagai bulan dan bintang
Semestinya bersama, seharusnya berdua
Walaupun terkadang tidak terlihat pada mata
Jelas hakikatnya tiada jurang pemisah antara
Bulan dan bintang, kita dan cinta

Bulan di pagar bintang melambangkan cinta dari kamar usang

Sambil merenung jauh
Ku sanjung kekaguman
Tika senja mengundang malam
Lalu ku bentangkan layar kisah cinta
Aku dan dirimu bagai bulan dan bintang
Telah ku nyalakan...
(Minda dan asmara biar cahayanya ke seluruh cakerawala)
Seluas mana alam begitulah harapan
Walaupun terkadang sukar digengam jadi nyata
Namun hakikatnya Tuhanlah yang menentukan segala
Dengan izinnya kita bedua

Bulan dipagar bintang dipinggir jendela di kamar yang usang

(Telah ku nyalakan
Minda dan asmara biar cahayanya ke seluruh cakerawala)
Telah ku bentangkan....
(Layar kisah cinta, aku dan diri mu bagai bulan dan bintang)
(Semestinya berdua seharusnya bersama)
Walaupun terkadang tidak terlihat pada mata
Jelas hakikatnya tiada jurang pemisah antara
Bulan dan bintang, kita dan cinta

Bulan dipagar bintang melambangkan cinta di kamar yang usang

Sumbangan Zalie

Ke Halaman Utama

Copyrigth 1999 Imnogman(TM) (ZZZ Reversed Tech, Inc.)